Cara Gadai Sertifikat Rumah, Begini Syarat dan Ketentuan

Disaat membutuhkan dana yang mendadak, menggadaikan sertifikat tanah bisa menjadi solusi yang tepat. Ada beberapa barang yang berharga lainnya untuk digadaikan seperti emas, pkb, elektronik, dan sertifikat tanah atau rumah. Menggunakan gadai sertifikat rumah, Anda bisa mendapatkan pinjaman hingga 85% dari nilai jual rumah dan tanah.

Banyak salah perhitungan ketika orang sedang membutuhkan duit, dan terlalu tergesa-gesa. Akhirnya, banyak yang gagal dalam mendapatkan pinjaman. Syarat dan ketentuan sebelum gadai sertifikat rumah harus diperhatikan supaya berjalan dengan lancar dan bisa cair.

Beberapa persyaratan dan ketentuan dalam menggadai sertifikat rumah adalah lokasi tanah dan juga kelengkapan dari dokumen yang ingin digadaikan.

Pemilihan tempat gadai dan juga Bank menjadi salah satu faktor yang menentukan diterima tidaknya sertifikat yang digadaikan. Carilah lembaga yang sudah memiliki ijin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) salah satunya yang bisa digunakan adalah Pegadaian.

Lalu bagaimana proses menggadai sertifikat rumah hingga kita bisa mendapatkan cairan uang hingga 85%?

Cara gadai sertifikat rumah

Gadai sertifikat tanah atau rumah perlu adanya informasi serta cara pengajuan yang benar sehingga bisa lolos dari syarat dan ketentuan. Berikut cara gadai sertifikat tanah atau rumah:

Cari informasi mengenai info tempat gadai

Kumpulkan segala informasi dari tempat gadai yang ingin dituju, Seperti halnya bunga cicilan, biaya fee tambahan dan jangka waktu peminjaman.  Untuk jangka waktu pinjaman, sesuaikan dengan kesanggupan Anda dalam melunasi hutang yang harus dibayar.

Pastikan legalitas dari surat tanah atau bangunan sudah lengkap dan memenuhi syarat. Tempat gadai tidak akan menerima surat yang Anda ajukan ketika memiliki masalah (contohnya sengketa atau double pemegang berkas tanah).

(Baca lainnya: Teknik akusisi lahan)

Datangi lokasi gadai

Baik bank maupun tempat gadai, pastikan untuk mendatanginya secara langsung dan negosiasikan. Dan pastikan untuk pertemuan hanya didalam lokasi kantor saja, dan hindari diluar kantor.

Bawa dokumen persyaratan dari legalitas rumah serta mengisi formulir pengajuan. Adapun beberapa dokumen wajib yang dibawa seperti, tagihan pajak, tagihan listrik, e-KTP, Kartu Keluarga, slip gaji, sertifikat tanah dan foto lokasi tanah atau bangunan yang ingin dijual.

Menunggu persetujuan pinjaman

Menunggu persetujuan

Tunggulah sampai pihak bank maupun tempat gadai seperti pegadaian menerima berkas perlengkapan yang sebelumnya di kirimkan. Pihak gadai akan melakukan survey dan juga mmeperhitungkan harga jual dari tanah atau rumah yang digadaikan. Jika memenuhi persyaratan dan juga Anda setuju dengan ketentuan serta syarat yang dipilij. Dalam waktu 7-14 hari jam kerja, dana akan di terima dan cair masuk ke rekening peminjam.

Gadai sertifikat rumah ke lembaga terpercaya

Gadailah sertifikat ke lembaga yang sudah terpercaya dan memiliki legalitas yang kuat. Jangan mengajukan peminjaman ke non-lembaga tidak tervalidasi kesahannya menurut negara.

Banyak kasus yang memakan banyak korban setelah sertifikat masuk, dana yang diinginkan tidak pernah cair. Pastikan ijin lembaga selalu dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pilihlah opsi menggadai melalui Bank besar seperti Bank BUMN Bni, Mandiri, Bri, Btn dan Bsi. dan diikuti dengan Bank besar swasta Bca, Cimb, Danamon, Bukopin dan Permata. Jika merasa sulit untuk diterima dan nilai harga yang ditawarkan tidak sesuai, bisa menjadi opsi terakhir pilihan yakni gadai melalui Pegadaian.

Reputasi pihak lembaga pembiayaan

Carilah reputasi yang bagus serta perhatikan dari setiap layanan yang diberikan ke nasabah. Cari tahu seberapa banyak lembaga tersebut menyalurkan pengkreditan kepada masyarakat. Hal ini menjadi salah satu faktor bahwa lembaga tersebut bisa dipercayai.

Untuk layanan sendiri jauhilah lembaga yang tidak memprioritaskan nasabah. Hal ini akan menjadi boomerang untuk Anda sendiri kedepannya jika terjadi masalah. Untuk menghindari juga terhadap miss informasi. Jika Anda mendapatkan lembaga dengan pelayanan terbaik, pilihlah dan baca syarat ketentuan berlaku untuk menlanjutkan proses ke tahap peminjaman.

(Baca lainnya: Teknik kerjasama dengan pemilik lahan tanpa modal)

Pilih lembaga pegadaian yang berpengalaman

Lembaga yang berpengalaman sangat bagus untuk Anda, dimana tentunya akan maksimal dalam memberikan informasi serta mampu bertahan dalam gejolak ekonomi seperti inflasi. Carilah lembaga yang sudah lama ada, karena faktor pengalamanlah lembaga tersebut bisa memberikan pelayanan info ke nasabah.

Membandingkan antara lembaga satu dengan lainnya

Jangan mengandalkan dan terfokus kepada satu lembaga pembiayaan. Survey ke banyak lembaga seperti Bank dan juga lembaga gadai. Pastikan suku bunga yang diberikan masuk akal dan tidak membebani Anda.

Jika terdapat lembaga gadai maupun Bank memiliki suku bunga terkecil dengan range 5-7% per tahun, dan biaya fee lainnya juga rendah. Bisa menjadi pertibangkan dalam memilih lembaga tersebut, sehingga nantinya Anda sendiri yang akan menangggung segala resiko yang harus diterima.

Nilai jual harga rumah atau tanah juga harus perlu diperhatikan, untuk mendapatkan harga terbaik dan tidak merugikan Anda.

Untuk jangka pembayaran sendiri pastikan memilih jangka waktu yang lama. Seperti contoh pelunasan dalam jangka waktu di bawah 5 tahun.

Resiko produk pinjaman

Resiko produk pinjaman terutama menggadai sertifikat

Pahami segala resiko yang sudah dibacakan pada syarat dan ketentuan kepada semua nasabah. Dalam melakukan gadai sertifikat rumah terdapat resiko yang besar. Terlebih lagi kemampuan dalam membayar cicilan. Anda bisa kehilangan sebuah rumah atau tanah, jika mengalami tunggakan lebih dari 3-5 bulan pembayaran. Pihak bank dan lembaga gadai tidak mau mengambil resiko dari telatnya membayar cicilan.

Nah jika Anda sudah mengetahui resiko yang berlaku pastikan Anda juga siap untuk melunasinya tepat waktu tanpa keterlambatan. Jika terlambat sertifikat rumah atau tanah menjadi taruhannya!