Cara dan Syarat Mengajukan KPR untuk Wirausaha Agar Disetujui Bank

asriland.com – Salah satu cara yang bisa ditempuh untuk bisa segera memiliki rumah idaman adalah dengan mengajukan KPR, dimana KPR atau Kredit Pemilikan Rumah ini merupakan produk pembiayaan perbankan yang menjadi pilihan populer di antara masyarakat yang ingin membeli rumah tetapi tidak mampu membeli secara cash atau tunai.

Tentu kita semua mengetahui, memiliki rumah merupakan merupakan impian bagi setiap orang khususnya yang telah berkeluarga, dan dengan kredit pemilikan rumah merupakan salah satu jalan pintas untuk dapat memiliki rumah dengan cara mencicil perbulan dengan sistem KPR di perbankan. Namun sudah jadi rahasia umum kalau bank cenderung lebih mengutamakan calon nasabah KPR yang berstatus karyawan tetap apabila dibandingkan wirausaha atau pekerja lepas, dimana bank lebih memiliki keyakinan pekerja kantoran memiliki sumber pendapatan yang lebih stabil, yang membuat risiko akan kredit macet pun lebih kecil.

Cara dan Syarat Mengajukan KPR untuk Wirausaha Agar Disetujui Bank

Tetapi bukan berarti anda yang berprofesi sebagai Wirausaha berkecil hati untuk membeli rumah dengan KPR, sebab bank pun membuka peluang besar bagi wirausaha sama seperti pekerja kantoran apabila anda memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan oleh Bank. Untuk itu, kali ini kami akan memberikan cara dan Syarat Mengajukan KPR untuk Wirausaha Agar Disetujui Bank yang dapat anda simak sebagai berikut :

Cara dan Syarat Mengajukan KPR untuk Wirausaha Agar Disetujui Bank

1. Syarat dokumen terkait usaha

Yang pertama pada saat mengajukan KPR tentu pihak Bank membutuhkan segala dokumen menyangkut diri anda serta usaha yang geluti, dimana sebagai wirausaha anda harus memiliki dokumen pelengkap lainnya selain syarat-syarat dokumen biasa, seperti KTP, kartu keluarga, SPT pajak, dan sebagainya. Anda akan juga harus menyiapkan dokumen usaha anda sebagai berikut :

  • Izin usaha (SIUP, TDP dan NPWP)
  • Akta pendirian perusahaan
  • Laporan keuangan 1-2 tahun terakhir
  • Bukti ketenagakerjaan atau bisnis yang bisa berupa lisensi bisnis, pernyataan dari akuntan, hingga testimoni dari pelanggan.
  • Mutasi rekening di bank selama tiga bulan terakhir
  • SPT pajak bisnis

2. Usaha Berjalan Lebih dari Dua Tahun

Sebelum mengajukan KPR, direkomendasikan anda memiliki usaha yang telah berjalan minimal dua tahun untuk memperbesar peluang pengajuan KPR Anda diterima. Hal ini sama dengan kredit kepemilikian rumah oleh karyawan atau pegawai tetap dimana mereka harus setidaknya bekerja paling tidak dua tahun di perusahaan yang sama.

Seperti yang kita ketahui, bahwa profesi Wirausaha memiliki pendapatan yang tidak tetap dan berbeda dengan pekerja kantoran yang menerima gaji pasti setiap bulannya selama masa kerja. Dengan mendaftarkan usaha yang berjalan lebih dua tahun, bank akan bisa melihat performa bisnis Anda selama dua tahun terakhir serta menilai apakah bisnis Anda stabil atau tidak, masalah profit dan kerugian serta risikonya.

Apabila anda memiliki usaha yang berjalan dengan baik dan performa yang terus berkembang, bisa dipastikan akan menjadi penilain positif oleh pihak bank dan segera menyetujui permohonan KPR anda.

3. Laporan keuangan atau dokumentasikan semua transaksi usaha

Seperti yang kita bahas diatas, pihak bank akan menilai kinerja keuangan dari bisnis Anda yang merupakan salah satu poin paling krusial penilaian oleh bank dalam pengajuan KPR, dengan cara memeriksa data keuangan bisnis melalui laporan keuangan atau pembukuan usaha. Untuk itu, pastikan anda memiliki laporan keuangan usaha beserta dokumentasi usaha hingga bukti-bukti pembayaran pajak untuk memperlancar proses pengajuan KPR anda di Bank.

4. Uang muka lebih besar

Cara selanjutnya agar KPR anda mudah disetujui Bank adalah menyiapkan uang muka diatas minimum uang muka yang ditetap bank atau pengembang perumahan, seperti contoh apabila uang muka minimal sebesar 20%, maka anda bisa membayar uang muka sebesar 30% lebih besar, dimana hal ini akan menjadi bahan pertimbangan Bank dan tidak perlu memberikan plafon pinjaman KPR yang terlampau besar. Selain itu, dengan uang muka yang besar maka plafon pinjaman anda pun akan lebih kecil dengan nominal cicilan yang lebih terjangkau membuat Bank akan menilai profil anda sebagai pihak yang tidak terlalu berisiko dan akan lebih mudah mengabulkan pengajuan KPR anda.

5. Dana darurat dalam jumlah besar

Untuk semakin mempermudah dan memperlancar pengajuan KPR anda, maka sebaiknya anda memiliki sisa dana yang mengganggur atau dana darurat tersisa di rekening Bank anda, dimana bisa menjadi salah satu poin positif penilaian Bank dan tentu akan lebih mengutamakan calon nasabah yang memiliki dana darurat dalam jumlah besar sehingga calon nasabah seperti ini dinilai memiliki risiko tinggi tidak sanggup membayar cicilan KPR di tengah jalan atau kredit macet.

6. Pemisahan aset pribadi dan aset bisnis

Selanjutnya adalah penting bagi Anda untuk memisahkan aset pribadi dan aset bisnis, dimana apabila bank tempat Anda mengajukan KPR mengetahui bahwa aset pribadi dan aset bisnis Anda masih tergabung akan menjadi poin negatif dan menganggap anda sebagai calon nasabah berisiko tinggi, karena pemikiran aset-aset pribadi Anda berpotensi disita oleh kreditur untuk membayar utang usaha, sementara Anda masih memiliki kewajiban melunasi pinjaman KPR.

7. Jaga skor kredit

Dan terakhir adalah pastikan anda memiliki skor kredit yang baik di perbankan dan tidak termasuk daftar blacklist. Pastikan anda memiliki riwayat pembayaran yang baik dan tepat waktu tanpa masalah berarti untuk semua transaksi anda yang berhubungan dengan perbankan seperti kartu kredit, cicilan kredit kendaraan, pembiayaan dan sebagainya. Sebab dengan skor kredit yang buruk, sudah bisa dipastikan permohonan KPR anda ditolak oleh Bank.

Sekian informasi mengenai Cara dan Syarat Mengajukan KPR untuk Wirausaha Agar Disetujui Bank bagi anda pemilik usaha yang ingin membeli rumah dengan KPR agar segera bisa memiliki rumah impian tanpa harus membeli secara cash atau tunai, walaupun proses mengajukan KPR memang bisa lebih sulit dan ketat jika dibandingkan dengan karyawan biasa, tapi jangan patah semangat, karena dengan usaha lancar dan terus berkembang, peluang KPR anda disetujui oleh bank bahkan bisa lebih besar dibandingkan karyawan biasa.