Cara Mengecek Legalitas Developer Agar Tidak Tertipu

Sebelum membeli rumah baru, kita harus paham untuk cara mengecek legalitas developer agar tidak tertipu. Jangan sampai uang yang telah disetorkan hilang bgeitu saja dan rumah tidak kunjung didapatkan.

Banyak developer atau pengembang memberikan penawaran menatik dengan harga yang murah-murah. Tentunya selain mendapatkan rumah baru dan sertifikat baru, kita tidak perlu repot lagi dalam membangun serta membeli tanah kosong. Tentunya untuk surat menyurat pengembang akan membantu proses penyelesaian rumah.

Namun tau kah ada banyak yang terkena jebab oleh pengembang atau developer nakal, untuk itu Anda harus mengecek kualitas dari developer sebelum memilih rumah atau apartemen.

Pastikan langkah awal cara mengecek legalitas developer bagus tidaknya bisa dilihat dari tahap ini:

  1. Informasi yang disampaikan oleh CS pengembang hunian harus sesuai dengan isi dari brosur yang ditawarkan
  2. Menjual dibawah harga pasaran sangat tidak masuk akal dan rawan penipuan
  3. Bersedia menunjukan lokasi pembangunan dan ijin dari kredibilitas perusahaan bersangkutan
  4. Tanyakan berapa banyak Bank yang disediakan atau bekerjasama oleh pihak developer, mengenai kebenaran rumah serta sistem cicilan

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membeli hunian baru, dan untuk cara mengecek legalitas developer agar tidak tertipu, cara ini wajib untuk di simak.

Cara mengecek legalitas developer

Cek kredibilitas dari pengembang

Pastikan ketika membeli rumah atau apartemen baru, cek kredibilitas dari developet. Anda bisa melihat dari seberapa lama pengembang berdiri perusahaannya, sudah mengerjakan beberapa hunian serta apakah pengembang itu sudah go-public di bursa saham.

Pastikan kredibilitas developer ini jelas dan jangan terlalu tergiur dengan harga yang sangat rumah. Kredibilitas lainnya juga bisa Anda cek dengan mencarinya melalui jejaring media sosial maupun Google.

Kredibilitas pengembang juga bisa dilihat dari tesimonial konsumen sebelumnya. Cek juga tentang sosial media serta websitenya apakah meyakinkan atau tidak.

Pastikan mencari developer yang direkomendasikan dari orang terpercaya, jika ingin mencari atau memilih sendiri pastikan developer juga menunjukan dari hunian yang sedang dibuat. Sebab banyak developer nakal yang hanya membuka stan marketing, tapi tidak memiliki rumah dan tanah yang nyata untuk dibangun.

Jangan ragu untuk menanyakan tentang selengkap mungkin mengenai berapa lama sudah menjadi pengembang. Sudah berapa total unit yang dibangun dan terjual serta berapa banyak proyek perumahan atau apartemen yang sudah berhasil di selesaikan.

Baca lainnyaPahami Apa Itu Developer Property Untuk Pembelian Rumah

Mengecek kelengkapan berkas

Pastikan developer tidak bermasalah dan memastikan dengan mengecek proses perizinan. Sebelum membangun sebuah hunian, pastikan di area tanah tersebut telah terbit sertifikat induk.

Sebagai konsumen merupakan hak yang wajib dipenuhi oleh developer untuk menanyakan dan melihat sertifikat tersebut. Atau jika tidak tersedia sertifikat tersebut, Anda bisa melihat akta pemberian hak tanggung dan (SHT) sertifikat hak tanggung.

Jika pengembang sulit juga memberikan detail seperti itu, tinggalkan dan backlist dari perburuan hunian rumah atau apartemen. Jika pengembang kredibel akan menunjukan semua berkas dan kelengkapan legalitas dari pengembang secara lengkap.

Tersedia rumah contoh

Jangan lupa ketika hadir disuatu event, pastikan mendatangi kantor pemasaran secara langsung dengan melihat rumah contoh yang telah ada sebelumnya. Dari rumah contoh tersebut akan terlihat seperti itulah akhir dari penyelesaian jika rumah sudah berdiri.

Pastikan rumah contoh harus ada, dan jika tidak memiliki rumah contoh, pastikan tanah tersedia sesuai denah yang diberikan oleh pihak marketing. Untuk janji pengembang jika terjadi ada masalah pada serah terima kunci, mintalah memperbaiki semua seperti kebocoran dll, agar ketika serag terima kunci rumah atau apartemen dalam keadaan siap huni.

Untuk di cek juga fasilitas yang tersedia seperti misalnya pengembang menjanjikan fasilitas taman, musholla, area pertemuan dll. Lihat denah dan pastikan ada tanah yang akan dibangun untuk fasilitas tersebut.

Selain itu area kondisi jalan akses masuk juga harus mudah ditemukan dan setidaknya beraspal atau corcoran. Informasi seperti ini juga harus jelas didapatkan dari pengembang, agar Anda tidak membeli rumah secara asal.

Cek latar belakang developer

Calon customer bisa langsung mengecek latar belakang dari pengembang, dimana seperti profil pengembang, rekam jejak, sistem ciiclan pembayaran, dan juga sistem dari penjualan hunian seperti apa. Pastikan juga menanyakan perjanjian secara detail dari mulai surat-surat, booking, dp dan juga sampai pelunasan.

Jika masih ragu dengan yang diberikan oleh developer, bisa cek langsung melalui situs kementrian PUPR yang mana memberikan info layanan sistem registrasi pengembang (SIRENG) untuk mengecek status pengembang melalui online.

Untuk pengaksesan bisa cek nama keyword masukan NPWP atau nama pengembang lalu klik tampilkan data, pengecekannya sendiri lewat https://sireng.pu.go.id

Sireng PUPR - Asriland

Cari developer yang banyak kerjasama

Carilah developer atau pengembang yang bekerjasama dengan banyak Bank, semakin banyak kerjasama semakin bagus untuk melakukan apply pinjaman dengan banyak pilihan.

Dan pastikan ketika membeli rumah juga tersedia fasilitas untuk unit syariah. Developer yang baik tentunya akan memberikan opsi Bank tidak hanya konvensional dati Bank berbasis syariah juga tersedia.

Bank juga telah mengevaluasi rumah tersebut sebelum bekerjasama, ini cara terbaik dalam mendapatkan hunian yang aman dan ideal.