Membeli Lahan untuk Bangun Rumah? Berikut Pertimbangannya

asriland.com – Berencana membeli Lahan untuk Bangun Rumah? Tentu membangun rumah impian tentu menjadi idaman bagi setiap orang dimana ada beberapa cara untuk bisa mewujudkan memiliki rumah seperti membeli rumah bekas, take over rumah bekas, KPR rumah dari pengembang rumah, hingga membeli lahan untuk bangun rumah.

Membeli Lahan untuk Bangun Rumah

Bagi anda yang memilih pilihan membeli lahan untuk bangun rumah, tentu yang pertama yang harus anda lakukan tentu mencari tanah bukan ? tetapi memilih tanah sebagai lahan membangun rumah tidak bisa sembarangan dimana anda harus memiliki strategi yang tepat untuk sukses mendapatkan lahan yang bagus untuk membangun rumah tetapi tidak menguras kantong anda, sebab setelah membeli lahan, masih banyak anggaran yang harus anda keluarkan lagi untuk memiliki rumah idaman anda seperti mengurus persuratan legal, biaya membeli bahan untuk membangun fisik rumah, biaya jasa tukang, membeli furniture dan lainnya.

Untuk mencari lahan yang tepat untuk membangun rumah sebenarnya pun tidak terlalu sulit dimana anda hanya harus cermat, teliti, serta mempertimbangkan rencana masa depan rumah impian anda. Untuk itu, kali kami akan berbagi cara Membeli Lahan untuk Bangun Rumah? Berikut Pertimbangannya yang dapat anda simak sebagai berikut :

Cara Membeli Lahan untuk Bangun Rumah

1. Kondisi tanah

Pertimbangan pertama dalam membeli lahan untuk bangun rumah adalah dimana anda harus mengecek kondisi tanah apakah layak dan cocok untuk didirikan bangunan serta pertimbangan biaya pembangunan dengan kondisi tanah. Selain itu, jenis tanah juga mempengaruhi kualitas air yang dihasilkan untuk anda gunakan nantinya.

2. Lokasi

Pertimbangan selanjutnya adalah memilih lokasi. Walaupun pertimbangan ini memiliki beberapa aspek pertimbangan seperti harga tanah yang relatif lebih mahal di lokasi yang bagus, tetapi sebaiknya anda menghindari membeli tanah dekat sungai, pabrik, serta jalur listrik tekanan tinggi untuk mencegah risiko yang bisa datang kapan saja di kemudian hari. Tidak hanya itu, membeli tanah dengan lokasi pabrik juga membuat anda berada dalam lingkaran lokasi yang rentan polusi udara, serta resiko pembuangan limbah yang berpotensi mencemari air di sekitarnya, dimana akan berpengaruh akan kualitas air tidak sehat yang akan anda gunakan bersama keluarga.

3. Status tanah

Tentunya anda mungkin sering mendengar kasus lahan yang bersengketa dan merugikan pembeli lahan tersebut. Untuk itu anda harus benar-benar memastikan dengan jelas status lahan, serta rencana tata kota di wilayah tersebut sebab hal ini penting untuk mengetahui apakah lahan yang anda beli nantinya akan ada rencana pengembangan atau tidak dari Dinas Tata Kota dan juga peruntukannya berubah atau tidak.

4. Cek sertifikat

Selanjutnya dan merupakan hal yang wajib anda lakukan adalah memastikan keaslian sertifikat tanah kemudian dilanjutkan dengan membuat Akta Jual Beli (AJB) sebagai bukti pengalihan hak atas tanah dari penjual ke pembeli untuk menghindari masalah dokumen kepemilikan serta legal dimasa depan. Selain itu, anda juga perlu memastikan tanah yang akan dibeli bukan termasuk daerah zona hijau dan tidak boleh didirikan bangunan

5. Estimasi Biaya Pembangunan

Dan terakhir tentunya anda harus melakukan Estimasi Biaya Pembangunan agar anda memiliki perencanaan yang jelas mengenai pembangunan rumah anda setelah sukses membeli lahan yang pas dan cocok untuk anda.

Demikian informasi mengenai pertimbangan yang harus anda miliki sebelum memutuskan Membeli Lahan untuk Bangun Rumah, dimana hal ini penting sebab akan mempengaruhi kenyamanan serta menghindarkan anda dari hal-hal yang bisa merepotkan anda nantinya. Dengan cermat dan cerdas dalam membeli lahan untuk membeli rumah, maka anda pun dapat tenang mengatur perencanaan masa depan rumah anda baik dari pembangunan, renovasi, hingga pengembangan dimasa depan.