Cara Beli Apartemen dan Untung Ruginya

Apartemen bisa dijadikan sebagai alat investasi yang baik untuk disewakan maupun dijual kembali kepada orang lain. Sebelum membeli pahami dulu cara beli apartemen yang benar serta menghitung untung dan ruginya dari pembelian apartemen.

Perlu di ketahui harga tanah khususnya di kota-kota besar seperti Jakarta mengalami peningkatan harga yang cukup tinggi. Di mana setiap tahunnya mengalami kenaikan mencapai 10% per tahun. Sudah pasti untuk mendapatkan hunian apartemen perlu adanya keuangan yang banyak. Jika terdapat yang murah tentu akan membeli di pinggiran kota.

Selain itu banyak keuntungan yang didapatkan di perkotaan dalah satunya akses yang strategis tentunya dekat dengan pusat perkantoran. Jika kantor Anda berada di perkotaan tentu hal yang harus dicari sebagai hunian alternatif adalah membeli unit apartemen baru.

Untuk unit apartemen memiliki beberapa tipe jenis yang umumnya dipasarkan. Seperti tipe unit studio, 1 BR, 2 BR, 3 BR dan 4 BR. Yang mana tentu sangat berbeda ketika membeli rumah baru. Untuk penjelasannya akan diulas dibawah ini secara lengkap.

Cara beli apartemen yang bisa untuk dicoba

Cara beli apartemen melalui uang tunai

Jika ingin membeli apartemen baru, bisa mencoba cara ini. Yang mana cari ini cukup efektif bagi yang memiliki uang dingin dan mendapatkan dengan harga masuk akal. Biasanya pembelian melalui uang tunai sangat cocok untuk dijadikan investasi untuk 10 tahun mendatang dan mendapatkan keuntungan balik bila lokasi yang dibeli strategis.

Cara pembelian apartemen uang tunai ini harus menyiapkan uang yang besar, sehingga bisa menuntaskan pembayaran secara langsung tanpa perlu memikirkan cicilan bulanan. Selain itu uang tunai sendiri menghindari dari suku bunga bang KPA yang mengalami pengingkatan. Jika apartemen ingin di jadikan investasi yang bagus pastikan membeli melalui uang tunai.

Cara beli apartemen melalui uang tunai

Dengan menggunakan uang tunai kamu akan menghemat biaya pembelian mencapai 300 juta dari pada kamu mengambilnya secara kredit. Seperti membeli apartemen di daerah Jakarta Selatan jika menggunakan uang tunai bisa mendapatkan harga sekitar 500 juta, namun ketika di kreditkan sampai lunas terhitung mencapai 1 milyar.

Melalui sistem kredit kepemilikan apartemen

Melalui KPA atau kredit kepemilikan apartemen sangat cocok jika ingin tetap ingin tinggal diapartemen namun memiliki dana terbatas. Di mana untuk sistem KPA sama seperti KPR yang memiliki uang muka sebesar 15% sampai 30% diawal atau bisa lebih. Dengan sistem KPA Anda bisa mendapatkan apartemen tanpa harus membayar secara full. Untuk sistem ini tentunya memiliki hubungan langsung dengan Bank selagu sebagai debitur.

Namun hal yang harus diketahui dengan sistem ini adalah wajib mencicil sesuai tenggat waktu yang di sepakati. Dan jangan sampai melakukan telat bayar melewati waktu tenggat pembayaran.

Baca lainnya: Lebih Baik Membeli Rumah atau Apartemen? Ini Jawabannya!

Semakin besar uang muka yang diberikan, maka semakin dikit uang cicilan yang harus dibayarkan. Jika tidak ingin terlalu beban saat mencicil usahakan menggunakan uang muka di atas 30%.

Sebagai contoh misal Anda ingin membeli apartemen baru di Jakarta Selatan, di mana apartemen untuk 2 BR memiliki harga sebesar 800 juta. Yang mana untuk tenor cicilan tersebut wajib dibayar dalam waktu 15 tahun.

Untuk rincian perhitungannya seperti ini:

  • DP yang wajib dibayarkan terlebih dahulu sebesar 30% atau yakni 240 juta, dimana uang muka ini biasanya bisa dicicil dengan beberapa cara yakni 1x sampai dengan 5x maksimal.
  • Untuk bunga fixed sampai luans yang diberikan adalah 9% selama setahun yang mana untuk biaya keluaran perbulan yang harus dilakukan adalah 4,5 juta
  • Untuk mencapai pelunasan selama 15 tahun, uang total yang harus terkumpul adalah 810 juta
  • Di mana uang yang harus dibayar dari dp sampai tenor bulanan 240 juta + 810 juta = total jumlah 1,050 milyar

Inilah salah satu kenapa sistem cicilan sangat memberatkan dan menguntungkan Bank. Pastikan menghitung secara matang jika Anda ingin mencicil bulanan untuk pembelian apartemen.

Ballon payment

Salah satu metode yang ada di apartemen untuk pembelian baru, yang mana dicicil ringan awal untuk beberapa tahun dan diakhiri dengan pelunasan sisanya.

Di mana cicilan ini baisanya bersifat ringan 1 sampai 3 tahun saja dan lunas setelahnya. Untuk jangka waktu tersebut biasanya wajib 70% lunas dalam waktu 3 tahun pertama. Setelah itu disepakati untuk pelunasan dengan uang tunai.

Yang mana banyak digunakan oleh berpenghasilan besar dalam pembelian apartemen seperti ini.

Untung rugi pembelian apartemen

Keuntungan pembelian apartemen

  • Permintaan yang tinggi untuk penyewaan sangat bagus untuk investasi
  • Waktu sewa umumnya sebatas 2-3 tahun
  • Resiko akan kosong penyewaan rendah
  • Ramah lingkungan dan sudah tersistem dengan sistem yang ada di apartemen

Kerugian pembelian apartemen

  • Biaya perbaikan yang terbilang mahal
  • Gagal pembangunan apartemen tinggi mencapai 60%
  • Perawatan tergantung dari pengelola gedung atau developer apartemen
  • KPA yang selalu naik
  • Harga yang terbilang cukup mahal jika mengajukan sistem KPA
  • Jika terjadi masalah pada apartemen, akan menurunkan harga jual kembali
  • Resiko dari hancur atau rusak apartemen juga besar, jika kehilangan apartemen akibat kerusakan maka akan kehilangan semuanya jika tidak ada asuransi