Cara Jual Rumah di Dalam Gang Yang Sempit

Menjual rumah tentu tidak semudah yang kita bayangkan apalagi menjual di dalam gang sempit. Tunggu dulu Anda wajib membaca ulasan artikel ini mengenai bagaimana cara jual rumah di dalam gang yang sempit agar cepat laku. Dengan beberapa tips ini tentu akan membantumu mendapatkan pembeli yang potensial dan tidak merugikan Anda.

Terlebih untuk daerah di Jakarta, yang mana memang banyak rumah yag berada di gang sempit. Hal inilah yang menjadi problem khususnya untuk kendaraan roda 4 untuk masuk ke area tersebut. Apalagi tidak jarang orang akan kesulitan dalam menemukan pembeli, meskipun banyak pemasaran yang telah dilakukan.

Salah satunya adalah masih banyak pemilik rumah yang melakukan pemasaran secara metode lama. Di mana hanya menggunakan selembaran kertas dan promosi dari orang ke orang. Sebab masih banyaknya orang takut untuk promosi dengan cara yang modern dan juga lewat broker rumah.

Cara Jual Rumah di Dalam Gang Yang Sempit

4 Cara jual rumah rumah di dalam gang

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjual rumah hingga laku khususnya di dalam gang sempit Jakarta. Hal ini sangat bagus untuk memeprcepat laku hunian tersebut dan berpindah rumah ke yang lebih baik.

Untuk tips agar lebih mudah dalam menjual rumah di dalam gang lakukan beberapa hal ini supaya berhasil, dimak ulasan dibawah ini.

Menunjukan kelebihan rumah

Menjual rumah di dalam gang tentu menjadi dilema tersendiri yang dirasakan banyak orang. Hal yang bisa di tonjolkan adalah dengan menunjukan kelebihan dari rumah. Di mana kelebihan ini bisa dilakukan seperti kendaraan roda 2 dan juga bebas dari banjir. Hal seperti ini memang wajib dilakukan, khususnya untuk kendaraan roda dua.

Selain itu soal keamanan juga menjadi prioritas untuk pembeli baru nantinya. Sebab khususnya di Jakarta tingkat kejahan pencurian di dalam gang semakin tinggi dan marak.

Hal yang kedua adalah dari segi bangunan yang baik dan kuat, karena bangunan yang bagus tentu akan meningkatkan nilai jual. Sebab calon pembeli akan melihat kondisi bangunan tersebut apakah layak untuk di tempati atau tidak.

Pastikan hal-hal tersebut wajib di tunjukan kelebihannya jika memiliki rumah di dalam gang yang khususnya terbilang sempit.

(Baca selengkapnya5 Trik Berburu Harga Beli Rumah Murah )

Melakukan promosi via broker dan online

Hal pertama adalah bisa melakukan promosi lewat broker rumah. Hal terbebut dapat membantu menemukan pembeli yang potensial lebih besar. Broker rumah biasanya memiliki channelnya tersendiri dalam memasarkannya. Dengan begitu rumah yang dijual di dalam gang tentu akan mendapatkan pembeli yang potensial.

Jangan merasa takut ketika menggunakan broker terutama dari fee. Biasanya broker akan merekomendasikan untuk harga yang sesuai dan tidak merugikan Anda. Selain itu broker rumah akan meminta fee ketika rumah sudah berhasil dijual dan juga ada masa yang tertera dalam kedua belah pihak antara broker dan penjual, misal masa promosi.

Selain itu cara kedua bisa menggunakan layanan penjualan online, hal ini bisa dilakukan dengan mudah memasarkan target ke lebih banyak orang. Banyak website-website online yang tersedia digunakan untuk menjual secara online.

Lakukan file upload yang terbaik dengan kondisi foto yang bagus. Sebab kondisi foto yang bagus akan membuat orang lebih tertarik untuk melihat dari rumah yang Anda jual. Selain itu deskripsikan luas dari tanah dan bangunan, beserta kelengkapan surat-surat yang ada. Jika ingin lebih cepat laku bisa tambahkan bonus seperti mesin air maupun torren air.

Harga yang masuk akal

Jangan sekali-sekali menjual rumah di dalam gang sempit khususnya di daerah padat Jakarta dengan harga mahal. Karena akan menyulitkan Anda untuk menemukan pembeli. Orang akan cenderung mencari harga murah namun memiliki lahan untuk parkir.

Juallah dengan harga yang masuk akal dan jangan terlalu mencari keuntungan dari harga pertama ketika membeli. Bagaimanapun rumah tinggal yang berdada di dalam gang tidak bisa mendapatkan kapital gain dari kenaikan properti yang signifikan jika dilakukan lewat individu.

Berbeda jika dijual melalui pengembang properti lewat developer karena gusuran. Jika menjual lewat individu sulit menemukan orang yang tertarik dengan harga mahal. Jika luas tanah misal seluas 50-70 m di dalam gang Jakarta, harga yang ideal adalah di angka 80 juta Rupiah – 350 juta Rupiah.

(Baca lainnyaKetahui Biaya dan Cara Membuat Sertifikat Rumah Terbaru 2022 )

Berikan banyak bonus

Banyak bonus disini bisa Anda lakukan ketika melakukan promosi, hal ini menjadi daya tarik menemukan pembeli potensial. Di mana bonus yang bisa diberikan berupa fee seperti balik sertifikat maupun bonus lainnya seperti perbaikian ringan sebelum serah terima unit.

Sertifikat ini memang menjadi daya tarik tersendiri untuk memberikan bonus yang bagus. Orang cenderung akan tertarik, sebab untuk pengubahan sertifikat akan membutuhkan waktu yang lama. Dengan adanya ini akan menjadi nilai plus untuk mempercepat dalam menjual rumah.

Itulah 4 cara jual rumah di dalam gang supaya cepat laku dan tentunya uang hasil penjualan tersebut tidak akan merugikan Anda. Usahakan jika rumah yang di dalam gang telah terjual, belilah yang memiliki akses khususnya kendaraan roda dua dan roda empat.