Jenis Atap Rumah Yang Banyak Digunakan

Atap rumah menjadi peranan penting bagi keseluruhan dari rumah terutama menahan dari angin, panas dan hujan. Selain itu banyak jenis atap rumah yang banyak digunakan di Indonesia berdasarkan penggunannya.

Bahan bangunan khususnya atap tentu harus memiliki 2 unsur yang penting yakni ketahanan dan kekuatan. Kedua komponen tersebut tidak bisa dipisahkan dan harus saling melengkapi satu sama lainnya.

Kamu juga harus mempertimbangkan bagaimana memilih atap yang kuat dan tidak mudah bocor ketika musim hujan. Selain itu pastikan atap yang digunakan dapat bertahan dalam jangka waktu tahunan dan tidak mudah retak.

Jika atap retak tentu akan membuat rumah kamu bisa kemasukan air hujan ketika di musim penghujan.

Kamu juga harus rajib melakukan pengecekan berkala agar kondisi dari atap rumah terlindungi. Terlebih jika sudah memasuki usia 5 tahun perlu adnaya pengecatan agar lebih awet dan bisa digunakan untuk jangka waktu yang lebih panjang.

Di Indonesia banyak sekali jenis-jenis atap yang bisa kamu dapatkan. Di mana atap-atap rumah ini bisa di pasangkan untuk rumah yang baru kamu bangun ataupun yang kamu renovasi.

Untuk selengkapnya mengenai jenis atap rumah yang banyak digunakan di Indonesia bisa simak ulasan berikut.

6 Jenis atap rumah yang banyak digunakan

Setidaknya ada beberapa macam pilihan atap rumah yang bisa di dapatkan mulai dari toko bangunan hingga toko genteng khusus yang menjualnya. Untuk selengkapnya dan terdapat jenis apa saja, simak ulasan dibawah ini.

Atap tanah liat

Di mana yang paling banyak sekali digunakan dan menjadi ciri khas yang dipakai di Indonesia. yang mana banyak sekali rumah di Indonesia menggunakan jenis atap rumah dari tanah liat.

Ciri khas dari atap ini juga mudah untuk dikenali oleh banyak orang dan cukup mudah untuk dibeli. Untuk rata-rata dari atap tanah liat memiliki harga yang berbeda-beda mulai dari Rp 7 ribu sampai dengan Rp 35 ribu untuk per satu genteng tanah liat.

Kamu juga perlu jeli melihat atap genteng dari tanah liat dari kekuatan dan penggunannya. Serta jangan lupa tanyakan apakah atap tersebut mampu menahan hakur atau tidak ketika ingin membeli.

Sebab sudah banyak atap tanah liat yang memiliki teknologi racikan yang tahan dari jamur dan lumut.

Atap tanah liat

Atap seng

Meski terbilang murah, nyatanya cukup banyak digunakan di Indonesia. Di mana banyak dipakai khususnya untuk berjualan seperti warung kelontong dan juga warung makanan.

Harga yang murah praktis dan kuat inilah menjadi alasan penggunaan jenis atap seng. Namun perlu kamu ketahui untuk jenis atap seng ketika sedang panas tentunya suhu di dalam ruangan juga ikut menjadi panas.

Apalagi ketika sedang terjadi hujan, suara yang ditimbulkan juga begitu keras.

Atap seng

 

Asbes

Jenis atap rumah yang banyak digunakan selanjutnya adalah jenis asbes. Yang mana bentuk permukaannya lebih sama.

Cuma untuk jenis asbes ini mudah untuk retak dan pecah. Namun jika untuk kondisi tahan lama, asbes cukup baik digunakan khususnya untuk mengaliri air hujan.

Harga untuk asbes ini juga terbilang cukup mudah dan cocok untuk rumah semi permanen.

Asbes

Atap Metal

Yang mana jenis ini mulai banyak digunkan karena praktis dan tidak ribet dalam pemasangannya.

Perumahan baru di Indonesia mulai beralih dari tanah liat ke jenis metal karena budget yang lebih murah dan pengerjaan yang mudah.

Di mana rata-rata bahan jenis atap metal ini memiliki kualitas yang anti karat dan terdiri dari campuran almunium, seng, tembaga dan besi.

Kamu juga perlu pintar membedakan atap jenis metal dengan seng. Hal umum yang dapat dibedakan adalah dari jenis pola dan bentuk.

Atap kaca

Biasanya untuk jenis atap kaca ini tidak digunakan secara full.

Penggunaan atap kaca ini akan di kombinasikan dengan genteng berjenis tanah liat. Mengingat penggunaan kaca pada rumah juga tidak bagus untuk keseluruhan di dalam rumah.

Sebab bisa mengakibatkan pemanasan yang lebih cepat di dalam rumah dari pantulan sinar matahari yang masuk lewat kaca.

Umumnya genteng jenis kaca ini sebagai hiasan tertentu dan banyak digunakan untuk dekorasi ruangan agar bisa amsuk cahaya.

Kamu juga perlu mencari kaca yang mampu menahan panas dan juga jamur. Serta juga harus mencari yang tidak mudah pecah untuk segala kondisi baik panas maupun hujan.

Atap beton cor

Di mana genteng saat ini juga tersedia jenis beton cor dengan bobot yang lumayan berat. Bisa dijadikan piliha alternatif untuk genteng rumah dengan kekuatan yang bagus.

Selain itu kamu juga bisa membuat atap rumah langsung di cor di atas.

Namun perlu di ingat untuk jenis ini rawan terkena lumut dalam kurun waktu yang cepat 1 tahun. Jika terjadi retak sedikit terhadap cor-coran atap. Tentu akan merembet ke bagian mana saja.

Perlu adanya pengetesan yang cukup di awal untuk menahan dari beray beban air.

Jika kamu memilih atap beton cor berjenis genteng harga dari atap jenis ini berada di sekitar harga Rp 10 ribu hingga Rp 30 ribu per gentengnya.

Perlu diingat wajib dilakukan cat ulang dalam waktu 1-3 tahun sekali agar atap menjadi lebih awet.