Cara Memilih Pintu Jati Yang Bagus

Cara memilih pintu jati yang bagus untuk digunakan sebagai pintu rumah utama keluar masuk anggota keluarga dapat dilakukan dengan mudah. Di mana kayu jati masih menjadi pilihan banyak orang untuk penggunaan pintu dibandingkan jenis lainnya.

Hal yang mendasari penggunaan kayu jatih karena lebih awet dan kayu jati asal Indonesia memiliki kualitas terbaik dunia. Namun kamu perlu memperhatikan beberapa hal terutama dalam pemilihan kayu jati yang digunakan sebagai pintu rumah.

pemilihan pintu kayu jati

5 Cara memilih pintu jati yang bagus

Banyak hal yang perlu kamu ketahui dalam pemilihan kayu jati yang pas untuk rumah, apakah kayu tersebut berkualitas atau tidak.

Kamu dapat membedakannya mulai dari umur kayu sampai dengan jenis kayu jati yang dipakai. Makin tua umur kayu jati, umumnya makin baik digunakan untuk pembuatan khususnya pintu rumah.

Berikut panduan dalam pemilihan pintu kayu jati yang memiliki kualitas bagus yang perlu kamu ketahui.

Pemilihan umur kayu

Hal yang paling pertama kamu cari sebelum menentukan semua jenis dari kayu jati apa yang ingin kamu gunakan. Lihatlah dan carilah kayu jati berumur tua atau lebih dari 10 tahun.

Mengapa kayu jati berumur 10 tahun sangat baik untuk pintu?

Idealnya kayu jati yang memiliki umur lama dan tua memiliki kekuatan yang sangat baik dan lebih awet digunakan sebagai pintu, jendela dan lain sebagainya.

Di mana tolak ukur dari kayu jati ini dilihat dari umur panen dari pohon tersebut.

Jika terdapat umur kayu jati lebih dari 10 tahun atau bahkan usia 20 tahun. Kayu jati tersebut memiliki kualitas yang semakin bagus.

Namun perlu diingat untuk mendapatkan kayu jati berumur tentunya harus ada budget yang dikeluarkan lebih mahal dari yang umur muda.

Cari pori-pori padat

Langkah kedua yang perlu kamu ketahui adalah carilah yang memiliki pori-pori pada permukaan kayu yang padar. Di mana pori-pori inilah yang membuat status kayu jati menjadi tahan atau awet dalam jangka waktu sangat lama.

Masih berhubungan dengan pilihan pertama yakni umur yang juga mempengaruhi pori-pori pada kayu jati.

Jika kamu menemukan kayu jati berumur tua dan pori-pori terbaik. Kamu bisa menggunkan kayu tersebut untuk pembuatan pintu sampai dengan ratusan tahun lamanya.

Umumnya dapat kamu temui di beberapa rumah tempo dulu di pulau Jawa. Seperti keraton yang kebanyakan menggunakan kayu jati tempo dahulu.

Selain itu pori-poriyang rapat ini akan lebih kebal dari serangan rayap dan masuknya air langsung ke dalam kayu.

Carilah kayu jati yang tidak memiliki titik atau mata mati

Pernahkah kamu melihat pada jenis kayu-kayu usang dan tidak terawat terdapat bintik-bintik atau mata mati pada bagian kayu berwarna hitam berlobang? Pastikan mengindari jenis ini.

Ini juga berlaku untuk pemilihan kayu jati yang digunakan untuk penggunaan pintu yang kamu gunakan untuk rumah.

Sebab potensi retak atau pecah dari kayu jati tersebut lebih besar dalam waktu kurang dari 3-5 tahun.

Di mana titik bolong atau mata mati pada kayu indikasi bahwa kayu tersebut memiliki kualitas yang tidak baik dan jelek.

Biasanya hal ini disebabkan seringnya terkena air dan juga sangat jarang mendapatkan perawatan seperti dijemur ditempat yang terik serta diberikan pemoles kayu.

Hindari kayu jati yang memiliki garis jaringan

Kamu perlu menghindari kayu jati yang memiliki garis0garis berbentuk jaringan panjang yang mana hal ini sangat sulit untuk dihilangkan.

Apalagi jika digunakan untuk pintu rumah utama maupun pintu ruangan lainnya. Sebab jika di ukir hasilnya akan jelek dan tidak rata.

Kayu jati yang memiliki garis panjang ini biasanya disebabkan oleh banyak hal seperti:

  • Pemotongan kayu yang tidak sempurna.
  • Seringnya terkena hujan.
  • Sudah pernah terkena serangan rayap dan dijual kembali.

Hindari hal semacam ini dan nantinya malah menghasilkan serbuk bubuk kayu yang membuat pintu akan mudah kotor.

Sebab kayu yang berjenis ini akan lebih mudah terkena serangan seperti hama rayap dikemudian hari.

Pilih yang berwarna cokelat gelap

Kamu bisa mengindentifikasi kayu jati bagus tidaknya dengan melihat bentuk warna apakah warna tersebut gelap atau tidak.

Di mana jika ingin memilih kayu jatih yang berkualitas dapat dilihat dari cokelat gelap yang berwarna seperti kemerah-merahan. Yang mana warna ini tidak hanya dibagian tertentu saja.

Melainkan merata pada semua bagian kayu, kayu jati berkualitas ini biasanya di tanam dalam jangka waktu yang lama dan lebih terawat dalam proses pembuatannya atau secara alami.

Kayu jati jenis ini banyak dijumpai di daerah seperti Jawa Tengah dan juga Jawa Timur untuk jenis jati berwarna gelap.

Akhir kata

Itulah 5 cara memilih pintu jati yang bagus untuk digunakan pintu ruang utama. Biasanya semakin bagus kayu jati yang kamu pilih dan berkualitas, harganya akan lebih mahal.

Carilah kayu jati tua dari pada kamu membeli kayu jati muda. Sebab untuk kualitas penggunaan dalam jangka waktu bisa mencapai ratusan tahun dan awet.

Untuk harga pasaran unit pintu berukuran besar dengan kualitas kayu jati lama akan dihargai dari harga Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.