Panduan Memilih Broker Properti Terpercaya

Panduan memilih broker properti terpercaya agar kemudahan kamu ketika menjual properti lebih cepat laku dan tidak merugikan kamu. Di mana menggunakan jasa agen properti atau broker menjadi pilihan yang tepat buat kamu yang tidak ingin ribet mencari calon pembeli.

Sebagai agen properti menjadi prantara antara pembeli dan penjual dengan sistem fee yang didapatkan oleh agen broker. Di mana kamu tidak perlu ribet-ribet lagi dalam pengurusan sertifikat dll. Sebab semuanya sudah diatur oleh agen properti yang kamu pilih.

Tugas dari broker properti

Panduan memilih broker properti

Broker properti memiliki banyak cangkupan yang wajib untuk dikerjakan seperti halnya listing pemasaran properti, menjual serta menyelesaikannya. Di mana broker properti ini harus bisa memasarkannya segala jenis properti ke pasaran hingga menemukan pembeli yang potensial.

Sebab biasanya broker properti memiliki jangkauan pemasaran yang luas serta banyak link untuk memberikan penawaran ke banyak orang.

Namun untuk seberapa cepat laku properti juga di dasari oleh kedua faktor. Pertama adalah harga yang ditawarkan dan yang kedua adalah faktor dari lokasi yang dijual.

Untuk sahap closing dari pihak broker berbeda-beda ada yang membutuhkan waktu dalam kurun kurang dari setahun. Ada yang mid term closing diwaktu 3-12 bulan dan juga ada yang jangka waktu lebih dari setahun baru laku.

Selain itu broker akan mendapatkan fee transaksi dari nilai jual beli properti yang dilakukan. Inilah yang membuat broker mendapatkan keuntungan dan komisi ini juga sudah sesuai arahan dan di atur didalam Permendag (Peraturan Menteri Perdagangan).

Di mana untuk fee yang dikenakan dengan nilai 2%-5% dari nilai properti untuk jual beli dan 5%-8% dari nilai sewa menyewa.

Itulah tugas yang didapatkan oleh agen properti untuk utamanya dan kamu juga harus paham mengenai seberapa biaya FEE yang harus dibayarkan agar kamu tidak merugi pada nantinya.

Lalu bagaimana tips memilih broker properti terpercaya? Simak ulasannya berikut.

Mampu memberikan pelayanan yang maksimal

Hal yang didasari untuk mencari agen properti yang bagus dan berkompeten tidak asal-asalan adalah. Kamu bisa mencari terlebih dahulu dari layanan yang diberikan.

Di mana hal tersebut dapat diketahui ketika kamu datang ke kantor agen properti. Biasanya yang berkompeten dan bagus akan menanyakan permasalahan dan rincian mengapa kamu ingin membeli/menjual properti.

Selain itu sang broker atau agen akan menjelaskan mendetail mengenai pilihan dan rekomendasi serta portfolio dari perusahaan broker tersebut.

Jika lokasi dan harga sesuai di sepakati barulah sang agen akan membahas mengenai biaya fee yang dikenakan.

Hal ini lah yang bisa disebutkan broker profesional. Yang mana memberikann gambaran secara rinci terlebih dahulu kepada sang client.

Mampu mengetahui harga pasaran

Di mana agen yang bagus adalah mampu mengetahui harga pasaran di semua wilayah atau daerah. Di mana kamu bisa mencoba memberikan beberapa pertanyaan mengenai harga pasaran.

Namun perlu diperhatikan, kamu bisa melakukan survei langsung ke beberapa lokasi disekitar yang ingin dijual. Untuk mengetahui harga pasara daerah tersebut.

Jika harga yang di jabarkan oleh broker sama seperti harga pasaran daerah tersebut. Bisa dipastikan untuk pengalaman pemasaran broker tersebut cukup luas dan berpengalaman.

Selain itu kamu sebagai yang ingin menjual juga jangan sampai menjual dibawah nilai rata-rata harga pasar agar tidak merugikan kamu.

Untuk pembeli di broker properti pastikan sebelum deal kamu wajib melakukan survey untuk memastikan apakah harga pasaran tersebut sesuai rata-rata atau malah di atas harga jual.

Cara kerja dari broker

Di era teknologi saat ini kinerja broker bisa dibilang lebih efektif dalam melakukan listing sebuah properti. Di mana kebanyakan menggunakan media seperti sosial media dan website menjadi hal paling penting didalam broker.

Broker yang menggunakan listing secara pemasaran manual dan menggunakan teknologi seperti website akan lebih cepat dalam memasarkan dan jaringan juga akan semakin mudah.

Hal inilah yang membuat proses dari pemasaran properti jauh lebih cepat laku. Jika dibandingkan dengan menggunakan teknik pemasaran tradisional.

Mendengarkan masukan client

Bagi sisi pembeli properti yang menggunakan broker properti wajib mendengarkan seluruh masukan dari client sesuai permintaan. Dan hal inilah nantinya broker cari yang memberikan arahan sesuai dengan apa yang diinginkan.

Sebab jangan sampai kamu mencari properti malah tidak sesuai dengan apa yang dimau. Hal ini harus perlu di hindari dari pencarian rumah lewat agen properti.

Dan juga kamu sebagai pencari properti via broker wajib meminta beberapa referensi survey misalnya adalah 3-6 properti yang berbeda untuk pertimbangan dalam pengambilan keputusan.

Legalitas

Bagi pembeli properti wajib menanyakan dasar hukum properti yang dibeli seperti kelengkapan sertifikasi. Jangan sampai malah kamu tertipu dengan broker properti buruk.

Hal ini wajib juga untuk pengecekan secara manual di daerah tersebut apakah aman atau tidak. Dengan menggandeng seperti notaris tanah untuk pengecekannya.

Beberapa perjanjian yang penting dan wajib ada berupa dokumen, sertifikasi, pajak, hukum jual beli perjanjian dan bagaimana proses pembalikan nama. Sebab legalitas inilah sebagai bukti yang kuat dimata hukum untuk kedepannya jika terjadi permasalahan