Tips Membangun Rumah di Daerah Rawan Banjir

Banyak orang menginginkan rumah yang bebas dari banjir disaat musim hujan, namun taukah kamu tidak semua orang mengalami nasib yang baik. Khusus kamu yang memiliki hunian di area rawan banjir wajib baca tips membangun rumah di daerah rawan banjir melalui artikel ini.

Ada beberapa hal yang menyebabkan rumah terjadi banjir, karena Kawasan yang awalnya memang langganan banjir dekat area sungai. Dan yang kedua lokasi yang ditempati merupakan wilayah banjir baru karena memang tidak memiliki saluran air yang memadai.

Tips Membangun Rumah di Daerah Rawan Banjir

5 Tips membangun rumah di daerah rawan banjir

Namun kamu tidak perlu khawatir lagi jika rumah kamu termasuk yang rawan terkena banjir. Sebab ada cara untuk membangun rumah yang aman di daerah yang banjir dan untuk jangka panjang.

Kamu tidak perlu khawatir lagi takut ketika sudah memasuki musim penghujan. Sebab cara pembangunan rumah baru maupun renovasi ini akan mempersiapkan untuk menghadapi musim banjir nanti.

Dengan pembangunan ini isi baik keluarga dan barang bergarha seperti elektronik, meja dan surat dokumen akan aman selalu dan juga instalasi listrik.

Apa saja tips membangun rumah di daerah rawan banjir yang aman? Yuk simak ulasan dibawah.

Membangun halaman rumah lebih tinggi dari batas permukaan jalan

Sebelum membangun rumah khususnya halaman bagian depan rumah, kamu harus mengetahui lokasi tersebut memiliki ketinggal banjir paling parah seberapa.

Hal ini untuk mengukur halaman depan rumah agar bisa mengatasi banjir ketika memasuki musim hujan nanti.

Untuk ukuran tinggi halaman rumah biasanya berada dikisaran antara 60 cm ke atas. Yang mana batas ini merupakan batas yang paling aman untuk mengatasi genangan seperti pada area depan rumah agar tidak langsung masuk ke dalam rumah.

Jika sudah membangun halaman rumah yang tinggi, selanjutnya kamu membangun struktur rumah untuk area halaman dibuat melandai ke atas agar nantinya jika air naik atau hujan sangat lebat. Ketika sudah berhenti air akan lebih mudah surut.

Selain itu halaman rumah yang lebih tinggi biasanya jika kamu menjual kembali ke orang lain memiliki harga yang relatif tinggi dan tidak ditawar dengan harga yang jatuh.

Membangun pondasi rumah yang tinggi

Jika berada di lokasi yang rawan banjir dan memang di setiap hujan mengalami kendala kenaikan air ke permukiman. Kamu bisa melakukan solusi untuk mengatasi air masuk ke dalam rumah.

Salah satunya adalah dengan membangun pondasi rumah dengan ketinggian di atas 50 cm. Yang mana pondasi yang tinggi ini akan membantu kamu untuk menahan air yang masuk khususnya ke area taman dan juga lantai satu rumah.

Pengembangan rumah di wilayah banjir dengan membuat pondasi yang tinggi merupakan hal yang wajib untuk dilakukan. Yang mana kelak bebas dari area banjir untuk area dalam rumah.

Terkhusus untuk area di pinggir sungai untuk ketinggian pondasi bisa di gunakan dengan ketinggian 100 cm atau 1 meter.

Membuat ketinggian lantai

Untuk lebih amannya lagi gunakan sistem area lantai yang meninggi, di mana dari Batasan daratan jalanan depan rumah ke ketinggian ketika membuka pintu rumah setinggi 1,5 – 2 meter untuk minimum ketinggian.

Hal ini sangat baik untuk mengantisipasi banjir tinggi di kemudian hari. Kamu bisa membuat corcoran depan rumah kamu untuk menahan dari air yang masuk.

Selain ketinggian dari lantai tentunya rumah kamu juga harus tinggi terutama untuk area plafon dengan jarak 3-4 meter agar tidak terasa begitu pendek ketika masuk ke dalam rumah.

Membuat rumah 2 lantai

Terkadang musim hujan tidak bisa diprediksi dan hal ini untuk mengatasi banjir yang memiliki ketinggian di atas 2 meter. Kamu bisa menggunakan tambahan rumah 2 lantai agar jika tiba-tiba seperti tanggul jebol kamu dan keluarga bisa dilakukan evakuasi.

Membuat rumah 2 lantai di area denkat aliran sungai atau air menjadi hal yang sangat baik untuk kedepannya dalam mengatasi banjir dimusim hujan.

Untuk lantai 2 bisa kamu gunakan untuk area barang elektronik dan juga dokumen. Ketika banjir datang kamu tidak akan panik dalam mengungsikan barang lagi.

Instalasi listrik keseluruhan di area plafon rumah

Instalasi yang baik untuk listrik bisa digunakan di area plafon rumah dengan jarak ketinggian antara 4-5 meter dari lantai. Hal ini untuk menjaga terjadi konsleting listrik saat banjir.

Jangan pernah membuat aliran listrik di area bawah, apalagi jika dilakukan pada area yang rawan banjir.

Untuk stop kontak juga dan saklar sebaiknya taruh pada area dinding dengan ketinggian minimal 1 meter agar aman kedepannya ketika terjadi banjir tiba-tiba.

Dan juga jangan lupa untuk area dari tombol listrik kotak pln cari yang mudah untuk dijangkau dan pastikan mati pertama kali saat banjir tiba.

Akhir kata

Itulah tips membangun rumah di daerah rawan banjir yang bisa kamu lakukan dengan cara diatas tentunya kamu akan lebih waspada dalam mengatasi banjir.

Jika memang kamu memiliki budget dana terbatas cara tips ini menjadi solusi yang baik untuk dipilih.

Namun jika kamu memiliki dana lebih, lebih baik hindari kawasan yang mana memiliki area banjir tinggi disaat musim hujan.