Begini Peraturan Rumah Cluster dan Perbedaan Residence dan Town House

asriland.com – Apakah anda pernah mengamati bahwa setiap perumahan memiliki tipe perumahan tersendiri? Salah satunya adalah perumahan tipe cluster yang saat ini banyak diincar oleh masyarakat yang mencari rumah. Namun ada baiknya anda mengetahui peraturan rumah cluster dan perbedaan dengan residence serta town house.

Apa yang dimaksud dengan perumahan cluster? Perumahan Cluster adalah jenis hunian tapak yang terdiri dari berbagai pilihan tipe unit, serta dibangun dalam satu lingkungan tertentu. Jenis cluster pun biasanya memiliki pilihan tipe unit dengan desain yang berbeda-beda. Adapun untuk jumlahnya sendiri, hunian cluster mempunyai unit terbatas mulai dari belasan hingga puluhan rumah. Selain itu, yang membedakan hunian cluster dengan perumahan biasa adalah, antar hunian di dalam cluster biasanya tidak dibatasi oleh pagar dan hanya menggunakan pembatas tembok beton berukuran pendek.

Mengapa perumahan tipe cluster menjadi incaran banyak orang? hal ini tidak terlepas dari rumah cluster memiliki banyak keunggulan dibandingkan tipe rumah lainnya sebagaimana merujuk pada peraturan rumah cluster. Sebut saja keunggulannya seperti perumahan cluster memiliki sistem keamanan yang lebih ketat, dilengkapi fasilitas modern dan umumnya berada di lokasi yang strategis.

Peraturan Rumah Cluster

Peraturan Rumah Cluster dan Perbedaan Residence dan Town House

Seperti yang kami sebutkan diatas, perumahan tipe cluster memiliki perbedaan dengan tipe rumah lainnya berdasarkan peraturan yang mendasari rumah cluster. Agar lebih jelas, berikut peraturan rumah cluster yang perlu anda ketahui.

Hanya Memiliki Akses Satu Pintu

Umumnya perumahan cluster memiliki sistem gerbang satu pintu sebagai fasilitas keamanannya yang bertujuan agar lingkungan perumahan semakin kondusif dan privat untuk para penghuni perumahan didalamnya. Di pintu gerbang pun biasanya akan dijaga oleh satpam dan dilengkapi CCTV untuk memantau siapa saja yang hendak keluar-masuk area cluster. Bahkan di beberapa cluster perumahan yang berharga tinggi, setiap blok perumahan dilengkapi gate masing-masing dan mesin pengenal kartu tanda penghuni perumahan.

Tidak Bisa Direnovasi

Salah satu peraturan rumah cluster yang mau tidak mau harus dipatuhi adalah tidak bisa merenovasi rumah dimana developer atau biasanya tidak akan mengizinkan penghuni untuk merenovasi rumah, apalagi jika mengubah fasad rumah. Namun hal ini bisa dijadikan pengecualian, jika anda sudah memiliki kesepakatan dengan developer. Umumnya, rumah baru dapat direnovasi bagian depannya dalam jangka waktu tertentu yang dapat dinegosiasikan dengan pengembang.

Adapun tujuannya dimana rumah cluster sengaja dibuat seragam untuk menjaga kerapian dan estetika karena perumahan ini dikenal akan keindahan lingkungannya.

Dilarang Berjualan

Peraturan rumah cluster yang selanjutnya adalah larangan berjualan di dalam area perumahan. Sebuah unit rumah cluster yang memiliki fungsi sebagai tempat tinggal, tidak boleh dialihfungsikan sebagai area komersial. Selain itu, rumah yang digunakan sebagai tempat berjualan berpotensi dapat mengganggu lingkungan dan kenyamanan sekitar.

Tidak Memiliki Pagar Rumah

Biasanya tipe rumah cluster memiliki konsep terbuka tanpa pagar, dimana pada lahan di depan rumah biasanya dilengkapi dengan taman mini dan sebuah carport. Adapun alasan dibuatnya rumah tanpa pagar adalah rumah cluster sudah memiliki tingkat keamanan yang tinggi dan dijaga oleh security serta CCTV selama 24 jam. Selain itu, bagi Anda yang ingin membeli rumah cluster, maka sebaiknya tidak memaksakan membangun pagar sendiri, atau memilih tipe perumahan lainnya.

Wajib Membayar Iuran Pengelolaan Lingkungan (IPL)

Dam terakhir adalah terdapat biaya IPL rumah cluster yang umumnya lebih mahal bila dibandingkan dengan perumahan biasa. Biaya lebih tinggi tersebut karena jumlah rumah yang menanggung biaya pengelolaan lingkungan lebih sedikit. Selain itu, perumahan cluster umumnya memiliki fasilitas yang lebih lengkap, sehingga membutuhkan biaya perawatan yang lebih dari biasanya.

Perbedaan Perumahan Residence, Cluster dan Townhouse

Setelah menyimak penjelasan mengenai rumah cluster, maka anda juga perlu mengetahui perbedaannya dengan perumahan residence dan townhouse.

Perlu anda ketahui, bahwa komplek perumahan residence memiliki jumlah hunian yang bisa mencapai ratusan bahkan ribuan rumah dan biasanya memiliki tipe unit dengan desain yang seragam. Perbedaan yang paling mencolok adalah, unit di perumahan residence dapat diubah tampak depannya sesuai kebutuhan penghuni dan menambah pagar sesuai dengan keinginan dan kebutuhan.

Biasanya tipe residence dikembangkan pada wilayah yang masih baru, sehingga kawasannya dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti tempat ibadah, taman, sarana olahraga, dan sebagainya. Tipe residence pun memiliki beberapa akses keluar-masuk kendaraan, dimana tamu pun lebih mudah masuk ke dalam area perumahan, sebab penjagaannya tidak terlalu ketat seperti perumahan cluster.

Berbeda dengan residence, rumah town house biasanya dibangun di lokasi yang strategis bahkan dekat dengan pusat kota dengan jumlah penghuni yang lebih sedikit.

Demikian informasi mengenai peraturan rumah cluster dan perbedaan dengan residence dan town house, semoga berguna dan bermanfaat. Jadi anda pilih mana, perumahan cluster, residense atau townhouse? Apapun pilihan anda, pastikan telah sesuai dengan kebutuhan dan juga anda telah mengetahui peraturannya perumahan yang anda pilih.